Monday, December 23, 2013

KEGELISAHAN DAN PENGHARAPAN


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

KEGELISAHAN DAN PENGHARAPAN

I. PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan atau kecemasan adalah sebuah kondisi suasana hati yang dapat terjadi tanpa ada rangsangan pemicu dari luar. Dengan kata lain, kegelisahan merupakan perasaan batin yang muncul dari rasa kekhawatiran yang ada dalam benak orang yang bersangkutan.
Kegelisahan berbeda dengan ketakutan. Rasa takut diakibatkan oleh penyebab dari luar yang nyata pada saat itu (misalnya: rasa takut ketika berada di tempat gelap dan sepi di waktu malam, atau sedang menghadapi suatu ancaman); sedangkan perasaan gelisah timbul dari angan-angan hati dan menyangkut sesuatu yang belum terjadi atau akan datang (misalnya: gelisah tentang masa depan, atau tentang sesuatu hasil yang sangat diharapkan).
Kegelisahan berdampak secara fisik maupun emosi serta mempengaruhi perilaku. Seseorang yang gelisah terus-menerus sehingga mencapai tingkat yang melampaui ambang batas toleransi dapat mengakibatkan orang itu jatuh sakit, bahkan bisa meninggal dunia apabila kegelisahannya sampai mempengaruhi kesehatan jantung sehingga mengalami serangan jantung akut. Orang yang sedang gelisah juga tampak jelas dari perilakunya yang antara lain berubah menjadi pendiam, murung, dan mengasingkan diri.

II. PENGERTIAN PENGHARAPAN
Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud. Namun ada kalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu. Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha. Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologiuntuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".

III. CONTOH KASUS
Disini saya mengambil contoh kasus dalam kehidupan saya. Pada waktu Ujian Nasional saya menghadapi yang namanya kegelisahan dan pengharapan. Kegelisahan saya adalah apakah saya bisa mengerjakan soal dengan baik atau tidak dan pengharapan saya adalah saya bisa lulus dengan nilai yang baik.

IV. PEMBAHASAN
Dari contoh kasus tersebut, bisa kita lihat bahwa pengharapan dan kegelisahan tidak bisa dipisahkan. Dimana ada kegelisahan, disitu ada pengharapan, begitu pula sebaliknya. Karena dengan adanya harapan, seseorang pasti memikirkan hal-hal yang mungkin akan terjadi nanti, dia tidak tahu apa yang akan terjadi dengan harapannya, entah harapan itu bisa terwujud sesuai dengan apa yang dia harapkan, ataupun sebaliknya.

SUMBER



TANGGUNG JAWAB


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

TANGGUNG JAWAB

I. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung  jawab  menurut  kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung,memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya  yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tangung  jawab juga  berarti berbuat  sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.

II. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri, contoh : Andi membaca sambil berjalan, lalu ia terjatuh, akibatnya ia aharus beristirahat dirawat di rumah dan tidak sekolah. Konsekuensi tidak bersekolah dan tinggal dirumah adalah tanggung jawab terhadap diri sendiri.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga, contoh : seorang ibu hidup dengan tiga anak, karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, walapun harus menjadi pelacur sekalipun, karena demi memberikan kehidupan dan bertanggung jawab atas ketiga anaknya.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat, contoh : seorang ketua RT yang menjabat saat itu di daerah tempat tinggalnya harus bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesejahteraan warganya. Misalnya saja bila pada saat hari raya qurban, ketua RT setempat harus sudah mempunyai data warga miskin yang akan menerima santunan qurban. Ketua RT juga harus sigap membantu bilamana ada warganya yang meninggal dunia, lalu ketua RT juga menggerakan ibu-ibu PKK ditempatnya untuk membangun pos kesejahteraan untuk kesehatan, lingkungan dan pendidikan untuk warganya.
4. Tanggung jawab terhadap bangsa dan negara,  contoh : pada zaman penjajahan dahulu, para pemuda Indonesia bertanggung jawab untuk membela negara, turut berperang untuk memerdekakakn negara kesatua republik Indonesia. Para pemuda sangat ingin memiliki kebebasan dalam bernegara, maka para pemuda menanamkan dalam hatinya mempunyai tekad yang kuat untuk membela negara dan bertanggung jawab atas semua permasalahan yang ada di negara Indonesia.
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan,  contoh : manusia telah di beri kehidupan yang sangat mencukupi dan layak. semua itu atas pemberian sang pencipta yaitu Allah SWT. ALlah sangat pengasih, penyayang dan pengampun. Allah pun tak meminta hal-hal yang menyusahkan manusia untuk mewujudkan rasa bersyukur manusia terhadap semua kebaikan-Nya. Manusia hanya diperintahkan untuk Shalat 5 waktu dan beramal sholeh, berbuat baik sesama manusia dan berbuat baik kepada Allah SWT. Semua yang diberikan ALlah SWT sudah sepatutnya menimbulkan rasa tanggung jawab manusia kepada Allah SWT. tanggung jawab untuk menunaikan semua yang diperintahkan-Nya dan meninggalkan yang dilarang-Nya. Tanggung jawab untuk menjalankan sholat 5 waktu dan amalan yang baik lainnya. Menjaga alam yang sdah diciptakan, diberikan Allah dengan sukarela, merawatanya untuk kehidupan selnjutnya adalah sebuah bentuk tanggung jawab dan ungkapan rasa bersyukur yang tiada tara kepada sang pencipta yaitu Allah SWT.

III. CONTOH KASUS DAN PEMBAHASAN
Saya disini juga mengambil contoh kasus mengenai kehidupan sendiri. Saya sebagai anak, mahasiswa dan sebagai warga negara, saya memiliki tanggung jawab. Tanggung jawab saya sebagai anak adalah menuruti kemauan orang tua dan membuat orang tua bangga bukan malah membuat orang tua malu dengan buruknya pergaulan jaman sekarang. Lalu tanggung jawab saya sebagai mahasiswa adalah menjalankan kegiatan perkuliahan, mengerjakan tugas dan menyelesaikan jenjang strata satu saya dengan ipk yang baik serta tepat waktu. Yang terakhir adalah tanggung jawab saya sebagai warga negara menurut saya adalah tidak merugikan negara saja sudah cukup. Itu karena jaman sekarang sedang banyaknya kasus korupsi, saya sebagai warga negara sedih mendengar hutang negara yang banyak sedangkan para pemerintah masih banyak yang melakukan korupsi. Dimana tanggung jawab mereka sebagai warga negara yang baik? Mari kita sebagai pemuda pemudi yang berpendidikan, mulailah kita tanggung jawab terhadap diri kita sendiri, mulailah dari hal yang kecil seperti merawat tubuh (mandi teratur, makan makanan sehat dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang).

SUMBER


IDEOLOGI DAN PANDANGAN HIDUP YANG BAIK


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

IDEOLOGI DAN PANDANGAN HIDUP YANG BAIK

I. PENGERTIAN IDEOLOGI
Istilah ideologi berasal dari kata “Idea” yang berarti “gagasan, konsep, pengertian dasar, cita-cita” dan logos yang berarti “ilmu”, kata “idea” berasal dari kata bashasa Yunani “eidos” yang berarti bentuk. Jadi, ideologi adalah pemikiran yang mencakup konsepsi mendasar tentang kehidupan dan memiliki metode untuk merasionalisasikan pemikiran tersebut berupa fakta, metode menjaga pemikiran tersebut agar tidak menjadi absurd dari pemikiran-pemikiran yang lain dan metode untuk menyebarkannya.

II. MACAM-MACAM IDEOLOGI
·         Komunisme, komunisme adalah paham yang mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan, paham komunis juga menyatakan semua hal dan sesuatu yang ada di suatu negara dikuasai secara mutlak oleh negara tersebut. Negara yang masih menganut komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.
·         Liberalisme, liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.  Negara penganut liberalisme adalah : Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.
·         Kapitalisme, kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya.  Negara yang menganut paham kapitalisme adalah Inggris, Belada, Spanyol, Australia, Portugis, dan Perancis.
·         Fasisme, fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara. Negara yang menganut paham faiisme adalah Italia, Jerman dan Jerman.
·         Pancasila, Pancasila terdiri dari dua kata dari Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia berisi:
 1.        Ketuhanan Yang Maha Esa
 2.        Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
 3.        Persatuan Indonesia
 4.        Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
 5.        Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

III. CARA BERPANDANGAN HIDUP YANG BAIK
Langkah-langkah berpandangan hidup yang baik adalah :
·         Mengenal merupakan suatu kodrat bagi manusia yaitu merupakan tahap pertama dari setiap aktivitas hidupnya yang dalam jal ini mengenal apa itu pandangan hidup.
·         Mengerti disini dimaksudkan mengerti terhadap pandangan hidup itu sendiri. Bila dalam bemegara kita berpandangan pada Pancasila, maka dalam berpandangan hidup pada Pancasila kita hendaknya mengerti apa Pancasila dan bagaimana mengatur kehidupan bemegara.
·         Menghayati pandangan hidup kita memperoleh gambaran yang tepat dan benar mengenai kebenaran pandangan hdiup itu sendiri. Menghayati disini dapat diibaratkan menghayati nilai-nilai yang terkandung didalamnya, yaitu dengan memperluas dan mernperdalam pengetahuan mengenai pandangan hidup itu sendiri.
·         Meyakini ini merupakan suatu hal untuk cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
·      Pengabdian merupakan sesuatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima baik oleh dirinya lebih-lebih oleh orang lain.
·      Mengamankan, mungkin sudah merupakan sifat manusia bahwa bila sudah mengabdikan din pada suatu pandangan hidup lalu ada orang lain yang mengganggu dan atau mayalahkannya tentu dia tidak menerima dan bahkan cenderung untuk mengadakan perlawanan. Hal ini karena kemungkinan merasakan bahwa dalam berpandangan hidup itu dia telah mengikuti langkah-langkah sebelumnya dan langkah-langkah yang ditempuhnya itu telah dibuktikan kebenarannya sehingga akibatnya bila ada orang lain yang mengganggunya maka dia pasti akan mengadakan suatu respon entah respon itu berwujud tindakan atau lainnya.

IV. CONTOH KASUS DAN PEMBAHASAN
Menurut saya ideologi adalah bahasa lain dari cita-cita atau konsep hidup. Ketika kecil saya bercita-cita ingin menjadi seorang tentara. Saya berlaku bagaikan tentara, dari cara berjalan lalu cara berpakaian. Sebisa mungkin saya ngomong dengan lantang (lantang berbeda dengan berteriak atau membentak), berpakaian rapih dan berjalan yang tegak seperti yang ada di film dan yang saya lihat. Tetapi ketika saya dewasa, orang tua saya melarang saya untuk menjadi tentara dengan alasan ibu saya takut dan khawatir kalau saya akan ikut perang, lalu ayah saya berpendapat bahwa tentara gajinya tak seberapa (saya berkata tak seberapa, bukan berarti gaji tentara kecil..). Semakin hari saya semakin tumbuh menjadi remaja lalu dewasa. Ketika sampai pada jenjang pendidikan SMA, saya bertanya lagi mengenai kehidupan saya selanjutnya apakah saya menjadi tentara atau tidak. Kedua orang tua tetap bersikeras tidak mengizinkan, perbedaan ideologi antara saya dan ayah saya menimbulkan konflik di keluarga. Tetapi hal ini tidak berlalu lama karena kami menyelesaikannya dengan kepala dingin dan dengan cara musyarawah. Akhirnya saya memutuskan untuk mengambil jurusan psikologi, dan saya menginginkan melanjutkan ke bidang psikologi kriminal. Dalam hal ini, cara menyelesaikan perbedaan ideologi adalah dengan cara yang baik dan tanpa kekerasan..


SUMBER


KEADILAN


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

KEADILAN

I. PENGERTIAN KEADILAN
Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Menurut sebagian besar teori, keadilan memiliki tingkat kepentingan yang besar. John Rawls, filsuf Amerika Serikat yang dianggap salah satu filsuf politik terkemuka abad ke-20, menyatakan bahwa "Keadilan adalah kelebihan (virtue) pertama dari institusi sosial, sebagaimana halnya kebenaran pada sistem pemikiran". Tapi, menurut kebanyakan teori juga, keadilan belum lagi tercapai: "Kita tidak hidup di dunia yang adil". Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum, dan banyak gerakan sosial dan politis di seluruh dunia yang berjuang menegakkan keadilan. Tapi, banyaknya jumlah dan variasi teori keadilan memberikan pemikiran bahwa tidak jelas apa yang dituntut dari keadilan dan realita ketidakadilan, karena definisi apakah keadilan itu sendiri tidak jelas. keadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya pada tempatnya.

II. MACAM-MACAM KEADILAN
1) Keadilan Komutatif (iustitia commutativa) yaitu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi bagiannya berdasarkan hak seseorang (diutamakan obyek tertentu yang merupakan hak seseorang).
Contoh à adil kalau si A harus membayar sejumlah uang kepada si B sejumlah yang mereka sepakati, sebab si B telah menerima barang yang ia pesan dari si A.
2)  Keadilan Distributif (iustitia distributiva) yaitu keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yang menjadi haknya berdasarkan asas proporsionalitas atau kesebandingan berdasarkan kecakapan, jasa atau kebutuhan.
Contoh à adil kalau si A mendapatkan promosi untuk menduduki jabatan tertentu sesuai dengan kinerjanya selama ini.
3) Keadilan legal (iustitia Legalis), yaitu keadilan berdasarkan Undang-undang (obyeknya tata masyarakat) yang dilindungi UU untuk kebaikan bersama (bonum Commune).
Contoh à adil kalau semua pengendara mentaati rambu-rambu lalulintas.
4) Keadilan Vindikatif (iustitia vindicativa) adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang hukuman atau denda sesuai dengan pelanggaran atau kejahatannya.
Contoh à adil kalau si A dihukum di Nusa Kambangan karena kejahatan korupsinya sangat besar.
5)  Keadilan kreatif (iustitia creativa) adalah keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang bagiannya berupa kebebasan untuk mencipta sesuai dengan kreatifitas yang dimilikinya di berbagai bidang kehidupan.
Contoh à adil kalau seorang penyair diberikan kebebasan untuk menulis, bersyair sesuai denga kreatifitasnya.

III. CONTOH KASUS
Mencuri 3 Buah Kakao, Nenek Minah Dihukum 1 Bulan 15 Hari
Banyumas - Nenek Minah (55) tak pernah menyangka perbuatan isengnya memetik 3 buah kakao di perkebunan milik PT Rumpun Sari Antan (RSA) akan menjadikannya sebagai pesakitan di ruang pengadilan. Bahkan untuk perbuatannya itu dia diganjar 1 bulan 15 hari penjara dengan masa percobaan 3 bulan.
Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu. Lahan garapan Minah ini juga dikelola oleh PT RSA untuk menanam kakao.
Ketika sedang asik memanen kedelai, mata tua Minah tertuju pada 3 buah kakao yang sudah ranum. Dari sekadar memandang, Minah kemudian memetiknya untuk disemai sebagai bibit di tanah garapannya. Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao.
Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Mandor itu pun bertanya, siapa yang memetik buah kakao itu. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya. Minah pun diceramahi bahwa tindakan itu tidak boleh dilakukan karena sama saja mencuri.
Sadar perbuatannya salah, Minah meminta maaf pada sang mandor dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. 3 Buah kakao yang dipetiknya pun dia serahkan kepada mandor tersebut. Minah berpikir semua beres dan dia kembali bekerja.
Namun dugaanya meleset. Peristiwa kecil itu ternyata berbuntut panjang. Sebab seminggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.
Dan hari ini, Kamis (19/11/2009), majelis hakim yang dipimpin Muslih Bambang Luqmono SH memvonisnya 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan. Minah dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 362 KUHP tentang pencurian.
Selama persidangan yang dimulai pukul 10.00 WIB, Nenek Minah terlihat tegar. Sejumlah kerabat, tetangga, serta aktivis LSM juga menghadiri sidang itu untuk memberikan dukungan moril.

Hakim Menangis
Pantauan detikcom, suasana persidangan Minah berlangsung penuh keharuan. Selain menghadirkan seorang nenek yang miskin sebagai terdakwa, majelis hakim juga terlihat agak ragu menjatuhkan hukum. Bahkan ketua majelis hakim, Muslih Bambang Luqmono SH, terlihat menangis saat membacakan vonis.
"Kasus ini kecil, namun sudah melukai banyak orang," ujar Muslih.
Vonis hakim 1 bulan 15 hari dengan masa percobaan selama 3 bulan disambut gembira keluarga, tetangga dan para aktivis LSM yang mengikuti sidang tersebut. Mereka segera menyalami Minah karena wanita tua itu tidak harus merasakan dinginnya sel tahanan.

IV. PEMBAHASAN
Sungguh berita yang menyedihkan.. Nenek yang begitu lemah dan tidak mempunyai harta serta kedudukan harus menerima dinginnya sel penjara, sedangkan Gayus bisa berkeliaran padahal sedang menjalankan masa tahanannya. Terlihat jelas adanya ketidak adilan di negara kita ini. Orang-orang yang justru kesalahannya lebih berat, tetapi dengan berlimpahnya harta dan tingginya kedudukan yang dimiliki dengan mudahnya bisa berkeliaran atau  bahkan lari dari hukuman. Ingatkah kalian dengan kasus kecelakaan anak Hatta Rajasa? kemanakah kasus ini? bagaimanakah kelanjutannya? sungguh tragis, kasus ini meluap begitu saja. Marilah kita sebagai generasi penerus, mulailah tegakkan keadilan. Mulailah dari hal yang kecil, seperti membagi makanan dengan porsi yang sama kepada adikmu, janganlah kamu serakah atau kamu korupsi makanan untuk adikmu.. Mulailah dari hal yang menurut banyak orang adalah hal yang sepeleJ

SUMBER


KEINDAHAN YANG MENGANDUNG NILAI INTRINSIK & EKSTRINSIK


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

KEINDAHAN YANG MENGANDUNG NILAIN INTRINSIK DAN EKSTRINSIK

I. PENGERTIAN KEINDAHAN
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya.

II. PENGERTIAN INTRINSIK DAN EKSTRINSIK
Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari dalam. Unsur-unsur intrinsik karya sastra adalah :
·         Tema
·         Amanat
·         Alur/plot
·         Perwatakan/penokohan
·         Latar/setting
·         Sudut pandang/point of view
Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membangun karya sastra dari luar. Unsur ekstrinsik adalah latar belakang penciptaan.


III. CONTOH KASUS

IBU
 Ibu kau mengandung 9 bulan
 sampai engkau melahirkanku dengan susah payah
 engkau merawatku sampai aku tumbuh besar
 engkau juga merawatku tampa pamri
 dan engkau juga merawatku dengan penuh kasih sayang

 Ibu kau mengajariku berjalan sampai aku bisa berjalan
 engkau juga mengajariku berbicara sampai aku bisa
 Ibu kau bagaikan malaikatku
 dikala aku sedih engkau selalu ada untuk menghiburku

 Ibu.. aku juga merasa engkaulah pahlawanku
 setiap aku kesusahan engkau selalu ada untuk membantuku
 Ibu... bekerja keras
 untuk menafkahiku
 ibu... terima kasih atas pengorbananmu
 yang engkau berikan kepada ku
 Ibu...

IV. PEMBAHASAN
Hubungan baik manusia dan keindahan yakni saling membutuhkan, artinya manusia butuh yang namanya keindahan baik itu dari dalam diri seseorang maupun lingkungan sekitar juga yang dibutuhkan manusia. Keindahan dalam diri seseorang terdapat dalam sosok ibu. Ibu yang begitu lembut dan berbeda dengan ayah yang begitu tegas dan disiplin. Dalam puisi di atas, penulis puisi memilih tema cinta kasih antara ibu dan anak, cinta kasih yang murni dan tanpa batas. Penulis ingin pembaca membuka pikirannya melalui puisi yang dia buat. Ibu rela mempertaruhkan nyawanya untuk kita, apakah kita sudah mempertaruhkan nyawa kita untuk ibu? Ingatkah kalian akan pepatah ‘surga ada di telapak kaki ibu’? Pepatah tersebut bukan berarti kita harus mencium atau memuja kaki ibu. Namun, lebih kepada menghormati dan menyayangi ibu..

SUMBER

CINTA KASIH MENURUT AGAMA & NEGARA


ADRIAN GUNANTA
1PA01 / 10513271

CINTA KASIH MENURUT AGAMA DAN NEGARA

I. PENGERTIAN CINTA SECARA UMUM
Cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

II. PENGERTIAN CINTA KASIH MENURUT AGAMA
1. Menurut Agama Kristen
Cinta bisa terhadap siapapun (kepada Tuhan, orang tua, sesama manusia dll). Bisa dilihat dalam kitab:
  • Korintus
          13:4. Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak                    sombong.
13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.
13:7 Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
  •  Matius
    5:44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya     kamu.
   12:29-31 Cintailah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu. Cintailah sesama manusia seperti dirimu         sendiri.

2. Menurut Agama Islam
Menurut Al-Qur’an cinta terbagi menjadi 8 jenis, yaitu:
·         Cinta Mawaddah: yaitu cinta yang menggebu-gebu  dan membara. Orang yang memiliki cinta jenis ini inginnya selalu berdua dan tak ingin berpisah. Selalu ingin memuaskan dahaga cintanya bahkan hampir tidak bisa berfikir yang lain.
·         Cinta Rahmah: yaitu cinta yang penuh akan kasih sayang, pengorbanan dan perlindungan. Orang yang memiliki cinta ini akan lebih memikirkan orang yang dicintainya daripada dirinya sendiri. Dipikirannya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meskipun ia harus menderita.
·         Cinta Mail: yaitu cinta yang sementara sangat membara. Dan sangat menyedot perhatian tanpa memperhatikan hal-hal penting lainnya. Menurut Al-Qur’an disebut juga dalam konteks poligami. Karna ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda akan cenderung mengabaikan yang lama.
·         Cinta Syaghaf: yaitu cinta alami yang sangat mendalam dan sangat memabukkan. Orang yang terkena cinta ini akan seperti orang gila, lupa diri bahkan tidak menyadari apa yang dilakukannya.
·         Cinta Ra’fah: yaitu rasa kasih sayang yang melebihi norma kebenaran. Misalnya: karna rasa kasih sayang dan kasihan yang berlebihan melihat anaknya tidur terlelap seorang bapak tidak tega dan tidak jadi membangunkan anaknya untuk Sholat.
·         Cinta Shobwah: yaitu cinta buta, cinta ini akan mendorong perilaku menyimpang dan tidak akan bisa mengelak.
·         Cinta Syauq (Rindu): yaitu pengembaraan hati kepada kekasih dan kobaran cinta didalam hati sang pecinta.
·         Cinta Kulfah: yaitu perasaan cinta yang disertai kesadaran akan hal-hal positif meski itu sulit.

3. Menurut Agama Hindu
Agama Hindu adalah agama Wahyu dan agama alami. Agama yang berdasarkan, memiliki tujuan dan juga agama yang dijalankan di dalam Cinta Kasih. Agama Hindu mementingkan pengembangan cinta kasih bukan hanya kepada sesama umat manusia tetapi kepada sesama makhluk hidup. Cinta kasih kepada sesama anggota keluarga, kepada sesama umat manusia tidak dipandang sebaga cinta kasih yang istimewa. Kesadaran bahwa seluruh dunia adalah sebuah keluarga besar sangat membantu orang untuk mengembangkan cinta kasih universal ini.
Dia adalah puncak cinta kasih di dunia ini, merupakan landasan penting untuk mengembangkan Prema Bhakti atau cinta kasih rohani kepada Tuhan yang Maha Esa. Cinta kasih universal dalam beberapa kitab suci disebutkan sebagai ciri, hiasan dan sifat-sifat agung orang-orang suci atau para Sadhu. Titiksavah karunikahsuhrdah sarva-dehinamajata-satravah santahsadhavah sadhu-bhusanah
Ciri-ciri atau hiasan dari seorang Sadhu atau orang suci adalah ia harus memiliki sifat-sifat senantiasa damai, memiliki toleransi besar, penuh karunia, bersifat berteman dengan seluruh makhluk hidup, tidak mempunyai musuh, hidupnya selalu didasarkan pada kitab suci dan segala kepribadiannya terpuji. Yajur Veda juga menegaskan hal yang sama:mitrasya ma caksusa sarvani bhutani samiksantamamitrasyaham caksusa sarvani bhutani samiksemitrasya caksusa samiksyamahe “Semoga semua makhluk hidup melihatku dengan pandangan sebagai teman, semoga aku melihat semua makhluk hidup dengan pandangan sebagai seorang teman, semoga kami melihat satu sama lainnya dengan pandangan sebagai seorang teman.”

4. Menurut Agama Buddha
 Nikaya Pali juga memuat satu kata cinta yang berbeda dengan cinta yang telah disebutkan di atas, cinta kasih yang dipancarkan secara universal (tak terbatas) kepada semua makhluk dan cinta kasih yang tanpa pamrih, yaitu: Metta.
Metta adalah bagian pertama dari empat kediaman luhur (Brahma Vihara) atau empat keadaan yang tidak terbatas (Apamanna). Bagian lainnya, yaitu Karuna (kasih sayang), Mudita (simpatik), dan Upekkha (keseimbangan batin).
Metta adalah rasa persaudaraan, persahabatan, pengorbanan, yang mendorong kemauan baik, memandang makhluk lain sama dengan dirinya sendiri. Metta juga suatu keinginan untuk membahagiakan makhluk lain dan menyingkirkan kebencian (dosa) serta keinginan jahat (byapada).
Metta berbeda dengan piya, pema, rati, kama, tanha, ruci dan sneha yang hanya menimbulkan nafsu dan kemelekatan. Pengembangan Metta dapat mengantarkan kita pada pencapaian kedamaian Nibbana (Mettacetto vimutti), seperti yang dinyatakan Sang Buddha dalam Dhammapada 368:
“Apabila seorang bhikkhu hidup dalam cinta kasih dan memiliki keyakinan terhadap Ajaran Sang Buddha, maka ia akan sampai pada Keadaan Damai (Nibbana), berhentinya hal-hal yang berkondisi (sankhara)”

III. PENGERTIAN CINTA KASIH MENURUT NEGARA
Cinta kasih menurut negara adalah,kita rela melakukan apa saja demi kemerdekaan dan mempertahankan kemerdekaan yang sudah kita genggam selama ini. Dan tak lupa kita sebagai warga negara yang bijak dan taat kita harus melakukan semua kewajiban kita. Dan kita pun haru menggunakan hak kita sewajarnya sebagai warga negara Indonesia yang baik.

IV. CONTOH KASUS
Disini saya mengambil contoh mengenai konflik agama antara tahun 1998 hingga 2006. Jejak-jejak kerusuhan di sejumlah tempat di Poso, Sulawesi Tengah, yang terjadi mulai pengujung 1998 hingga 2006 itu hampir tak lagi berbekas dalam keseharian warga. Memang masih ada sisa-sisa bangunan rumah ibadah dan rumah penduduk yang hancur akibat kerusuhan, tetapi itu dianggap sebagai masa lalu yang harus ditutup. Harmoni yang telah kembali itu sungguh terasa bermakna. Komunitas Kristen dan Muslim pada akhirnya sadar bahwa mereka bersaudara. Kekerabatan yang membuat mereka menikmati lese tuwu mombepomawa alias damai itu indah tak seharusnya tercabik-cabik.

V. PEMBAHASAN
Dari contoh yang saya ambil tersebut terlihat bahwa penyelesaian konflik adalah dengan cara kekeluargaan atau musyarawah. Kasus konflik antar dua agama di Poso ini harus kita jadikan pelajaran, mereka yang pemikirannya belum seperti kita orang yang tinggal di ibu kota tetapi mereka bisa duduk manis dan menyelesaikan konflik dengan musyawarah. Menurut saya hal tersebut terjadi karena adanya cinta kasih diantara mereka. Mereka bisa berfikir untuk ke depan, untuk anak-anak serta cucu mereka nantinya. Apakah anak-anak serta cucu mereka harus seperti mereka meneruskan konflik atau anank-cucu mereka harus hidup damai berdampingan. Mereka lebih memilih untuk anak-cucu mereka hidup berdampingan dengan damai dan cinta kasih diantara mereka. Cinta kasih tidaklah memilih dan tidak membutuhkan alasan. Cinta kasih disini bukan berarti mencintai pasangan, namun lebih ke teman. Saya berteman dengan Salman yang notabene bukan seagama dengan saya, saya bisa akrab dengannya. Kami saling membantu satu dengan yang lain. Cinta kasih yang tidak memandang siapa dirinya, dari mana asalnya dan apakah dia kaya atau tidak..

SUMBER